Kepergianmu
June 5, 2008 at 7:04 am 2 comments
Kau telah pergi
Dalam remang cahaya senja
Kuraih tanganmu disini
Tapi tak bisa kucapai
Semakin menjauhiku
Yang tersisa hanyalah bayang-bayangmu
Kemudian kusadari engkau telah hilang ditelan malam
Aku telah salah mengerti
Kini kusendiri
Di saat terbenam sepi,
Dingin menggigil seolah merontokkan gigiku
Tiada yang menemani malam ini
Haruskah kulalui waktu sepi yang tersisa ini
Cinta sejati hanya dalam mimpi
Rasa ini membuat hatiku terkoyak
Rasa hancurkan harapku
Tiada keceriaan lagi
Seluas pandangan hanyalah hampa
Disini akhirnya sendiri
Berharap akan adanya cinta
Apakah mungkin kutemukan kembali
Bayang-bayangmu semakin jauh
Kepergianmu menorehkan luka yang dalam
Tapi kucoba tulus menerima
Takdir yang tiada terelakkan
Adakah sesal kita bertemu?
Hanya dirimu yang bisa menjawab
Hanya engkau yang bisa ceritakan sebagai bingkisan kalbu.
Entry filed under: Puisi. Tags: .

1.
dadap | June 6, 2008 at 9:03 am
jangan sedih…
de to sebetanga…
dont be sad…
2.
Titian | June 7, 2008 at 7:43 am
yang terpenting bukan bagamana awalnya Tapi bagaimana akhirnya.
sepahit apapun jikalau sudah menjadi kenangan pasti akan terasa manis,,,,, jangan larut dalam sedihmu biarlah ia berlalu menjadi kenangan dan sepenggal dari kisah hidup_moe