Archive for December, 2008
Ke Kotamu aku kembali
Aku berjalan menuju kotamu..
Dihampiri oleh gerimis hujan
Di bulan November ini
Malam semakin larut dengan dinginnya
Menyatu meninggalkan batas kota yang kesepian
Kata-kata tidak pernah mengucapkan selamat tinggal
Dalam gelap hanya terdengar rintihan
Menyesatkan para gadis malam
Dalam sedih kamu katakan namamu
Tapi aku tak perduli
Hasratku menggapai asa
Dalam remangnya cahaya bulan
Dan hujan pun berhenti
Aku tergeletak dalam lamunan cinta
Sampai angin mengais habis sisa-sisa tadi
Menorehkan kata-kata puitis dalam kertas
Yang mungkin tidak mempunyai arti
Tapi aku yakin akan kembali ke kotamu….
Malam yang singkat
Seorang lelaki datang kepadanya
Dalam gelap malam yang menyusuri jalan sesunyi ini
Menemukan gadisnya
Memberikan mimpi indah seorang anak gadis
Dalam remang malam
Dari kerinduan yang mendalam
Si Gadis menggeliat
Dalam debar jantung yg bergelora
Hasrat serasa tak mau mati
Lelaki itu pun menyapa
Menghampiri jiwa yg sedang kering
Bibirnya bergetar dalam hasrat yg telah lama terpendam
Perlahan tapi pasti lenyaplah dari busana
Lelaki itu mengecup keningnya
Mengelus rambut
Lalu bergumul dalam gelora cinta
Lidah yang menjalar menyusuri lekak lekuk tubuhnya
Dan tangan yang meraba dalam untaian kata-kata
Si gadis pun mencapai puncaknya
Mereguk keindahan dalam malam sepi yang dingin

Recent Comments