Perjumpaan diancam Covid19

Perjuangan dalam perjumpaan itu

Mereka menyapa memecah kerinduan

Walau mulut ditutupi masker

Dan menjaga jarak karena tugas

Hanya pandangan mata yang terpancar

Dalam buaian kata kata kerinduan

Menjaga segala rasa dari ketakutan

Seribu ragu walau dirinya merindu

Entah sampai kapan pandemi berakhir

Seolah virus siap menerjang menunggu waktu

Tapi ketakutan virus yang mengintip

Menyisakan waktu pertemuan yang singkat

Demi bugarnya sang diri

Sosial distancing mesti dilakukan

Tapi pandemi ini memisahkan mereka

Entah sampai kapan akan berjumpa

Juni 2020

June 12, 2020 at 4:53 am Leave a comment

Bayang Covid19 di sudut kota

Perjalanan pada masa bumi yang telah tua
Saat langit berarak di tepian musim hujan
Dan tiba dengan jatuhnya daun-daun kering
Berjalan sendiri hampa menyusuri pinggir kota 

Bayang sinar dalam kesunyian di hari senja
Meruntuhkan ego manusia pada titik terdalam
Tak terpikirkan sebelumnya akan datangnya ketakutan
Pandemi yang mengguncang alam semesta

Kota yang sepi dengan kerumunan manusia menghilang
Tempat Ibadah sunyi berbincang dengan pohon yang diam
Kebiasaan cuci tangan dalam mulut bermasker
Dan menjaga jarak hingga sembunyi di dalam rumah

Rotasi kehidupan berganti begitu cepat
Ketakutan akan wabah virus Corona yang tak berbentuk
Kelak adakah jawaban atas wafatnya ribuan korban
Hanya waktu yang bisa menjawabnya… 



Mei 2020

May 26, 2020 at 3:24 pm Leave a comment

Dekat dengan alam

Kabut senja temaram
Membawa daku pada impian
Matahari yg menuju peraduannya
Menyisakan daku dalam kesendirian

Angin berhembus dingin
Dan mulai menyalanya api unggun
Semua tercipta dalam susunanNya
Mengiringi munculnya bintang Yang bertaburan

Dalam gelap malam
Suara jangkrik Yang menemani
Angin semakin dingin
aMengantarkan impian dalam tidurku…

December 8, 2019 at 2:52 pm Leave a comment

Bintang Kehidupan

Perjalanan garis hidup manusia
Tidak selalu seperti bintang
Kadang tertutup awan berarak
Mungkin dalam bayangan redupnya cahaya bulan

Kehidupan berjalan pelan
Seperti menyusuri sungai yang mengering
Dalam kabut senja di Kintamani
Atau terpinggirkan dari badai angin Taiwan

Tidak ada satu pun garis yang lurus
Semua bisa berbelok di depan cermin
Semoga Segera muncul bintang di langit
Menyambut terangnya garis bintang

October 30, 2019 at 7:41 pm Leave a comment

Pelangi Bahagia

Kutuliskan puisi terakhir tahun ini
Sebagai bekal perjalanan nanti
Melewati awan putih yg indah
Di terkam sinar mentari yg merona

Keindahan dalam hati yg tergambar nyata
Tanda tahu siapa yang akan hadir
Untuk menggapai kesempatan terakhir
Ditanam dalam hati sebagai pengobat luka

Sempurnanya momen dalam panorama alam
Berpadu dengan wujud pelangi di ufuk Timur
Membawa kebahagiaan bagi yang melihatnya
Menangis bahagia setiap tiap kali berdoa

October 30, 2019 at 7:25 pm Leave a comment

Menyusuri Jalan

Aku Tak Tahu engkau siapa
Dalam remang malam berjalan di tanah datar
Menyusuri gelap malam yang jauh dari cahaya suci
Hanya menjejak langkah kaki pada humus bumi

Teruskanlah engkau melangkah
Mencari titik cahaya suci
Walau sekarang belum terlihat
Tapi detik waktu mengantarkan ke sudut titik itu

Engkau pastilah sanggup terus berjalan
Meninggalkan titik yang gelap malam lalu
Sampai berakhir di ujung jalan lurus setapak
Hingga menemukan siapa sejatinya sang diri

Jakarta Mellys Garden 6 Des 2018.

March 19, 2019 at 8:21 am Leave a comment

Satu Hati

Tak perlu engkau tahu
Dimana aku berada
Dentuman ombak pantai ini
Dan hembusan semilir angin malam ini
Mengingatkan diriku padamu

Biar aku hadang rasa rindu ini
Kusimpan dan kupendam dalam hatiku
Tak pantas terlintas lagi dirimu
Yang telah dimiliki diri nya
Bayang wajah ayu menepis rindu

Akhirnya ku puisikan rinduku
Dalam saksi Cahaya bulan yang temaram
Mengisi cerita kenangan indah masa lalu
Yang ditulis pada daun lontar..
Dan kuikhlaskan dirimu menghilang…

Kenangan Gatsu 5 Nov 2018

November 5, 2018 at 8:36 am Leave a comment

Nyanyian Malam

Bersenandung merdu nyanyian malam
Tumpahkan rasa di dada
Melepas malam dalam sepi
Mengingatkan pada gadis di ujung pantai

Malam yang engkau sapa
Melayangkan senyum entah kepada siapa
Mungkin ada bayangan yang mendekat
Sehingga menyapu kerinduan didinginnya malam

Dia datang kepada takdirnya
Cinta kasih sejati datangnya dalam diam
Terbangun oleh pelepasan jiwa atas ijin-Nya
Dan tak lagi bercumbu dengan bayang bayang…

@bekasi malam agustus

August 12, 2018 at 5:20 pm Leave a comment

Alam Nyata

Jalan bumi menapak horizon
Memandang langit dalam terang
Silau cahaya menyinari pagi
Menghilangkan embun yg bertebaran

Alam nyata dan rindangnya pohon
Terpapas kapak manusia
Dan jatuhnya ranting berguguran
Menghalau daun daun panjang

Tak mengerti apa yg terjadi
Tak terlihat dari mata
Yang berhubungan dgn jiwa
Sebersih hatinya manusia

.

December 29, 2017 at 7:01 pm Leave a comment

Persahabatan

Pagi dalam kabut dingin ini,
Bercerita tentang persahabatan dan kisah lama
Berceloteh ringan yg membahagiakan hati
Canda tawa dalam balutan cinta

Sembari menunggu kicauan burung
Dan menunggu terbitnya matahari
Sungguh persahabatan yg penuh kasih
Pergaulan yg mengikat indahnya kehidupan.

#Soetta Nov17.

November 15, 2017 at 9:58 pm Leave a comment

Older Posts


Catatan sastra pinggiran, hanya tulisan untuk mengungkapkan pikiran-pikiran sehingga pikiran tidak menerawang jauh, jauh dari pikiran rumit dan bisa berpikir sederhana seperti air yang mengalir secara alami. Pikiran ibarat seekor kera yang sering melompat kesana kemari, selalu bergerak, untuk itu perlu kesungguhan dalam berpikir agar selalu fokus, sehingga dengan kemampuan daya nalar yang ada, pikiran bisa mencari solusi atas segala masalah kehidupan, walau terkadang masalah janganlah selalu dipikirkan

Categories

September 2020
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Catatan sastra pinggiran, hanya tulisan untuk mengungkapkan pikiran-pikiran sehingga pikiran tidak menerawang jauh, jauh dari pikiran rumit dan bisa berpikir sederhana seperti air yang mengalir secara alami.

Flickr Photos